Kategori: Corona

Tingkat Emisi Turun Karena Covid

Tingkat Emisi Turun Karena Covid Sehingga Bumi Menjadi PulihTingkat Emisi Turun Karena Covid Sehingga Bumi Menjadi Pulih

Tingkat emisi turun karena covid melanda seluruh dunia sehingga menyebabkan masyarakat yang menggunakan kendaraan mobil turun jauh. Secara drastis, jumlah kendaraan pribadi maupun moda transportasi umum terlihat jarang melintasi jalan raya maupun protokol sebagai dampak dari penguncian aktifitas.

Penelitian menunjukkan data mengejutkan bahwa pandemi covid juga memaksa penurunan emisi karbon dioksida secara annual memiliki angka terbesar. Bahkan, pencapaian ini merupakan pertama kalinya terjadi dalam sejarah semenjak Perang Dunia II berlangsung di muka bumi dan mendorong peningkatan produksi industri setelahnya.

Tingkat Emisi Turun Karena Covid Sehingga Bumi Menjadi Pulih

Studi kasus yang tersedia membeberkan fakta bahwa turunnya tingkat emisi di planet bumi secara keseluruhan turun hingga 7% banyaknya. Dua negara asal Eropa yaitu Prancis serta Inggris mengalami penurunan paling tinggi daripada sejumlah negara maju lainnya karena telah menerapkan kebijakan super ketat pasca pandemi merebak.

Pemerintahan di kedua negara tersebut saat ini sedang bersiap menghadapi gelombang susulan dari meledaknya jumlah orang terjangkit virus corona. Seakan terjadi secara kontras, China justru mencatatkan peningkatan signifikan terkait keberhasilannya menangani virus corona sehingga kemungkinan akan mengotori udara mereka lebih parah lagi. Jika semakin tinggi warga yang terpapar tentu saja akan membuat mereka semua mengakses Judi Bola Online untuk menghasilkan uang tambahan.

Fenomena ini terjadi karena masyarakat di negeri tiongkok tersebut terlalu euforia akan kesuksesan pemerintah meredakan pandemi. Alhasil, rakyatnya sering mengadakan pesta besar – besaran sehingga kendaraan mengalami volume berlebih di jalan raya dan menyumbang gas polutan lebih banyak lagi ke udara.

Tingkat Emisi Turun Karena Covid Sebagai Efek Positif Yang Tragis Dari Sebuah Pandemi

Tingkat Situs Slot Paling Sering Menang emisi turun karena covid entah menjadi sebuah berita baik ataupun malah lebih mirip sebuah alarm bahwa manusia terlalu banyak merusak bumi. Tragisnya, keadaan lingkungan justru membaik berkat bantuan penyebaran penyakit flu yang mampu membunuh penderitanya hanya dalam hitungan hari.

Sebuah tim khusus yang bertugas untuk menanggulani polusi dunia yaitu Global Carbon Project, sedang menginvestigasi kasus unik ini. Mereka berujar bahwasanya atmosfer tahun 2020 di planet bumi telah terselamatkan dari ulah karbon monoksida hingga menyentuh angka 2, 4miliar ton banyaknya.

Tingkat Emisi Turun Karena Covid Sebagai Efek Positif Yang Tragis Dari Sebuah Pandemi

Sorotan kepada keluarga presiden oleh banyak media asing juga semakin intens manakala pemerintah Indonesia mengalami tren peningkatan pasien covid. Publik menilai bahwa kinerja pemerintah lokal cenderung santai dan menganggap remeh kemampuan penyakit covid dalam membunuh manusia, sehingga masih banyak kelonggaran kebijakan terhadapnya.

Angka 2,4 miliar ton sangatlah luar biasa efeknya dibandingkan resesi ekonomi tahun 2008 yang hanya mampu menurunkan emisi 500 juta ton saja. Bahkan pasca selesainya Perang Dunia II, manusia mengurangi polusi karbon hanya sebesar satu miliar ton, terkalahkan oleh sebuah makhluk berukuran super mikro bernama virus corona.

Seluruh Benua Eropa dan Amerika Serikat jika dikerucutkan maka akan muncul angka 12% pada penurunan emisinya tahun 2020 ini. Sejumlah negara maju bahkan menorehkan prestasi dengan membukukan angka yang jauh lebih besar lagi, seperti Prancis dan Inggris barusan disebutkan di atas.

Kebijakan Lockdown Yang Meresahkan Namun Menyehatkan Lingkungan

Sebenarnya kurang tepat jika kita berkata bahwa tingkat emisi turun karena covid, melainkan tepatnya lebih kepada kebijakan atas penanganan wabahnya. Penguncian wilayah dalam level tinggi memiliki kontrol aktifitas super ketat hingga melibatkan peran kemiliteran untuk menertibkan masyarakat yang masih bandel ingin keluar rumah.

Dari seluruh ‘kontribusi’ Prancis dalam mengotori lingkungan, 40% pencemaran udara di negara tersebut berasal dari bidang transportasi umum maupun pribadi. Turunnya emisi juga tercipta berkat sepinya jadwal penerbangan bahkan meskipun tahun 2020 akan segera berakhir pada bulan Desember.

Tingkat Emisi Turun Karena Covid Kebijakan Lockdown

Apabila ada satu negara yang justru mencatatkan peningkatan polusi karbon, maka dapat dipastikan itu adalah negara China. Sebagai bangsa pertama yang mampu meredam penyebaran covid secara luar biasa, produksi pabrik dan industrial mereka berjalan dengan normal seperti biasanya, bahkan menjadi jauh lebih tinggi daripada sebelum covid yang membuat semua orang mengakses Situs Judi Slot Online Resmi Terbaru 2021.

Pasalnya, China kebanjiran permintaan akan kebutuhan produksi barang consumer good dari negara lain yang tidak seberuntung mereka. alhasil, volume kegiatan di kawasan industri pun naik dua kali lipat, menyebabkan polusi menjadi tak tertahankan lagi bahkan mencemari perairan di sekitar wilayahnya.

Terlepas daripada itu, sekumpulan peneliti sebagai garda terdepan pemberantasan pengotoran planet bumi telah meramalkan kejadian setahun ke depan. Mereka semua sepakat bahwa penemuan vaksin akan menyebabkan emisi kembali meningkat tahun 2021, menyusul dengan terkendalinya situasi pandemi nanti.

Virus Corona Merusak Antibodi

Virus Corona Merusak Antibodi Manusia Sehingga Rentan Terjangkit Covid-19 KembaliVirus Corona Merusak Antibodi Manusia Sehingga Rentan Terjangkit Covid-19 Kembali

Virus Corona merusak antibodi kini mulai menjadi keyakinan kuat bagi sebagian besar peneliti maupun ilmuwan dari dalam serta luar negeri. Level ketahanan tubuh orang yang pernah terserang virus Corona menjadi kacau balau sehingga resiko terjangkit Covid-19 kembali meningkat dua kali lipat.

(lebih…)

Happy Hypoxia Syndrome, Komplikasi Penderita Covid 19

Happy Hypoxia Syndrome, Komplikasi Penderita Covid 19Happy Hypoxia Syndrome, Komplikasi Penderita Covid 19

Belum selesai rangkaian masalah datang bertubi-tubi, kini warga Indonesia ketakutan menemukan jenis penyakit baru bernama Happy Hypoxia Syndrome. Sindrom penyakit ini juga masih ada hubungan erat berkaitan dengan komplikasi pada penderita Covid 19, khususnya orang tanpa gejala. Kasus OTG mendapat perhatian khusus di kalangan para pasukan garda terdepan pemberantas wabah Covid.

Terlaporkan ada sejumlah kejadian memperlihatkan bahwasannya penderita positif Covid berpotensi terkena sindrom happy hypoxia. Penyakit ini menyebabkan masalah serius, pasalnya kadar oksigen dalam aliran darah bisa turun secara mendadak di bawah level aman. Bila asupan oksigen ke beberapa organ penting dalam tubuh berkurang seperti jantung atau otak, bisa saja menyebabkan stroke hingga kematian.

Sialnya, kelompok pasien penderita Covid yang termasuk golongan OTG seringkali hanya mendapat himbauan isolasi mandiri di rumah. Hampir tidak ada campur tangan satuan tim medis dalam perawatannya, kecuali sebatas pantauan dari jarak jauh belaka dengan juga ada berita tentang 300 juta vaksin yang akan datang awal tahun 2021. Kita akan berkenalan dengan narasumber yang menjabat sebagai perwakilan humas khusus satgas Covid dari RS UNS, Surakarta, Jawa Tengah.

Happy Hypoxia Syndrome, Komplikasi Penderita Covid 19

Beliau adalah Tonang Dwi Ardyanto, saat ini juga berperan sebagai ahli patologi klinis di rumah sakit daerah tersebut. Tonang mengaku kesulitan menghadapi sindrom baru happy hypoxia ini, sehingga harus bergumul mencari solusi sesegera mungkin sebelum terlambat. Beberapa kali ia sampai harus lembur dan kerja ekstra siang malam untuk mengejar ketertinggalan melawan Covid.

Saat sesi wawancara, Tonang Dwi berujar bahwa pengidap happy hypoxia syndrome umumnya terlihat baik-baik saja dari penampilan luar. Padahal, jauh bersemayam dalam tubuhnya, ada bahaya mengintai bak malaikat pencabut nyawa yang siap memangsa kapan saja. Raut wajah dan gerak geriknya pun tidak terlihat seperti orang yang menderita kurangnya kadar oksigen.

Melainkan, lebih kepada layaknya orang sehat walafiat sehingga penyakit ini disebut ‘happy’ alias bahagia. Mulai sekarang, Tonang menyarankan kepada setiap pemilik status OTG untuk berjaga-jaga terhadap serangan sindrom happy hypoxia. Bagaimanapun juga, mustahil pekerja kesehatan dapat memantau mereka senantiasa selama 24 jam nonstop setiap harinya.

 

Penanggulangan Mencegah Serangan Awal Happy Hypoxia

Penanggulangan Mencegah Serangan Awal Happy Hypoxia

Lantas, bagaimanakah penanggulangan sementara demi mencegah serangan awal happy hypoxia? Tonang melanjutkan, tindakan antisipasi dapat kita laksanakan sebagai langkah pertolongan pertama pada kejadian. Cara pertama, yaitu cobalah anda menarik nafas sedalam mungkin sekitar 2 hingga 3 pengulangan banyaknya. Jika terindikasi tenggorokan gatal sehingga merangsang terjadinya batuk, segera laporkan kondisi anda ke tim medis setempat.

Pihak terkait akan mencatat peristiwa tersebut dalam laporan hariannya sehingga bisa tersampaikan infonya ke dokter spesialis paru. Supaya lebih terjamin, belilah alat kesehatan bernama Pulse Oxymetri yang berguna menghitung kadar oksigen tersaturasi dalam darah. Cara penggunaannya dengan cara menembakannya pada ujung jari jemari. Ulangi perawatan ini beberapa kali, yaitu kira-kira 3 sampai 4 kali sehari.

Penanggulangan Mencegah Serangan Awal

Belum selesai sampai di situ, pasien OTG beserta segenap keluarga yang tinggal serumah dengannya harus berhati-hati terhadap keadaan darurat. Kriteria suatu kondisi dianggap sebagai masalah darurat adalah ketika tarikan nafas semakin pendek dan menggebu-gebu. Lalu entah mengapa, tenaga kita seperti terkuras habis dengan cepat ibarat kebocoran baterai pada smartphone.

Baru beraktifitas ringan sedikit saja, badan langsung loyo dan terasa terlalu cepat letih. Rasa keletihan pada tubuh pun cukup ekstrim, sampai lemas pada sekujur badan. Kemudian, anda merasakan tekanan berat menghimpit area dada ketika melakukan proses pernafasan. Apabila semua kriteria tersebut anda alami, jangan menunda waktu dan segeralah menghubungi rumah sakit setempat.

Penanggulangan Mencegah Serangan Awal

Nara sumber berikutnya adalah Agus Dwi Susanto, menjabat sebagai Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia atau PDPI. Beliau menyatakan bahwa happy hypoxia syndrome awalnya merupakan radang paru-paru yang berkembang menjadi pneumonia. Dampaknya, siklus asupan oksigen dalam darah menuju ke paru kita menjadi terhambat.

Lanjutannya, semua organ penting dalam badan kita juga menyusul mengalami kurangnya kadar oksigen mengikuti jejak paru. Dari situlah cikal bakal terjadinya suatu kondisi bernama hypoxia. Fenomena happy hypoxia itu sendiri masih menjadi perdebatan hangat seputar topik kesehatan. Sekumpulan ilmuwan tingkat mancanegara pun saat ini masih berjuang menemukan langkah terbaik dalam menanggulangi sindrom ini.

 

 

 

Pemerintahan Indonesia Janji Menyiapkan 300 Juta Vaksin Covid-19

Pemerintahan Indonesia Janji Menyiapkan 300 Juta Vaksin Covid-19Pemerintahan Indonesia Janji Menyiapkan 300 Juta Vaksin Covid-19

Jumlah orang yang terjangkit penyakit Covid 19 masih belum juga menunjukkan tanda-tanda penurunan angka dan Vaksin Covid-19. Ribuan jiwa pemain IDN POKER yang gemar sekali bermain bersama daftar poker idn online terpercaya sudah tertular wabah yang disebabkan oleh virus corona setiap harinya di Indonesia tercinta. Pemerintah pun berjanji akan segera menyiapkan sekitar 300 juta vaksin Covid 19 di awal tahun 2021 nanti.

Itu pun penyediaan tidak langsung semuanya, melainkan akan diselenggarakan secara bertahap sampai tercapai target kira-kira akhir tahun 2021 selesai. Presiden Joko Widodo telah menyampaikan semua informasi tersebut saat mengadakan rapat terbatas seputar penanganan Covid 19 di Istana Merdeka. Acara pemerintahan tersebut digelar pada hari Senin, 24 agustus 2020 yang lalu secara padat dan signifikan.

Pemerintahan Indonesia Janji Menyiapkan 300 Juta Vaksin Covid-191

Bapak presiden kita menyatakan bahwa ia baru saja menerima report yang diberikan oleh ibu Menteri Luar Negeri serta menteri BUMN. Lanjutnya, isi laporan tersebut menyatakan bahwa di akhir 2021 sudah ada komitmen senilai 290 juta buah vaksin Covid 19 yang sedang dikembangkan. Itu adalah merupakan angka pencapaian yang cukup membanggakan dan kepastian suplai vaksin terjamin.

Dengan demikian, negara Indonesia akan muncul sebagai satu-satunya dari sekian banyak anggota ASEAN yang paling masif dalam penyediaan vaksin. Menurut pak Jokowi, penyebaran Covid 19 yang terjadi di Indonesia sudah ditangani dengan baik sesuai protokol keamanan.

Presiden Percaya Diri Mampu Menjinakkan Corona Melalui Vaksin Covid-19

Pak presiden Jokowi menambahkan, berita ini merupakan sebuah kabar gembira bagi seluruh rakyat Indonesia. Jika ada satu hal yang perlu ditingkatkan, maka itu adalah bidang komunikasi. Kesalahpahaman yang sering berulang antara juru bicara pemerintah dengan rakyat membuat keadaan bisa jadi tidak kondusif. Warga merasa resah dan menganggap berita keberhasilan pemerintah menangani Covid tidak sejalan dengan fakta di lapangan.

Presiden Percaya Diri Mampu Menjinakkan Covid 19 Melalui Vaksin

Padahal, justru saat ini para abdi negara tersebut sudah semaksimal mungkin bekerja dan menorehkan prestasi yang memuaskan. Jokowi menghimbau jajaran menteri untuk memberitakan kepada seluruh media bahwasannya Indonesia sangat percaya diri menghadapi bencana Covid ini. Ke depannya, menteri Erick Thohir akan diundang kembali dalam rapat berikutnya terkait penyediaan vaksin.

Kepala negara Indonesia sungguh sangat yakin dan positive thinking bahwa kita pasti bisa menyuplai stok vaksin Covid 19 dengan lancar dan terdistribusi merata. Sebagai catatan, akhir 2020 ini kita sudah kebagian jatah sekitar 20 hingga 30 juta pcs vaksin. Maka dari itu, beliau optimis dan mengeluarkan wacana seputar rencana ekspor vaksin ke luar negeri untuk meningkatkan pendapatan negara.

Ini bisa saja dilakukan asal semua berjalan sesuai rencana dan memang terbukti nantinya stok vaksin tersedia melimpah di pasaran. Vaksin buatan Indonesia akan diberi nama Vaksin Merah Putih sebagai merk dagang jika nanti sudah selesai diuji coba. Apabila produksinya melebihi 300 juta buah, presiden sangat terbuka sekali tentang ide mengekspor vaksin merah putih ke negara tetangga.

Kerjasama Bio Farma Dan Sinovac Seputar Vaksin Corona

Kerjasama Bio Farma Dan Sinovac

Sejalan dengan pernyataan presiden tentang Vaksin Covid-19, beberapa hari yang lalu perusahaan obat-obatan asal dalam negeri yaitu Bio Farma baru saja mengikat kontrak kerja sama. Partner mereka adalah perusahaan yang juga bergerak di bidang medis bernama Sinovac asal tiongkok. Perjanjian tersebut ditanda tangani pada hari Kamis, 20 Agustus 2020 kemarin.

Sebagai saksi, acara tersebut juga dihadiri oleh menteri luar negeri ibu Retno Marsudi. Saksi berikutnya adalah bapak Erick Thohir yang dipercaya menjadi ketua pelaksana Komite Penganggulangan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Pak Erick baru saja menyelesaikan kunjungan diplomatis ke Sanya, Hainan, RRC.

Kedua menteri telah melihat dengan mata kepala sendiri, bahwa betul terjadi kerja sama resmi antara pihak Bio Farma dengan Sinovac untuk saling menguatkan terciptanya vaksin. Total berkas yang diteken kontrak di sana mencapai dua pokok keterikatan kerja. Yang pertama berbunyi “Preliminary Agreement of Purchase and Supply of Bulk Product of Covid 19 Vaccine”.

Kerjasama Bio Farma Dan Sinovac Seputar Vaksin

Di dalam dokumen tersebut telah ditulis kesepakatan mengenai komitmen penyediaan vaccine supply di tahap awal sebesar 40 juta buah. Dokumen berikutnya merupakan Memorandum of Understanding atas kelanjutan komitmen Bio Farma dan Sinovac mencapai target kapasitas selambat-lambatnya di akhir 2021 nanti. Sinovac memberi keleluasan kepada Bio Farma untuk mendistribusikan bulk vaccine sebanyak mungkin sepanjang 2021 sampai akhir tahun Vaksin Covid-19.

Kerja sama yang tercipta bukan hanya merupakan transaksi jual beli belaka, melainkan pertukaran ilmu pengetahuan dan teknologi antar sesama perusahaan situs sbobet resmi. Diharapkan setelahnya Bio Farma jadi lebih maju dari segi departemen Research and Development. Pak Erick Thohir memperkirakan bahwa bahan baku pembuatan vaksin oleh Sinovac bisa dimulai November 2020 dilanjutkan dengan imunisasi rakyat awal tahun depan. Semoga pandemi Covid 19 bisa dijinakkan setelah kejadian tersebut berhasil diwujudkan.